Langsung ke konten utama

Postingan

ihsg per tgl 21 Januari 2015

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini bergerak  flat . Indeks menguat tipis, berusaha melanjutkan penguatan yang kemarin tercatat naik 0,27%. Mengutip RTI, IHSG bertambah 4 poin atau tak sampai 0,1% di kisaran 5.169,47 pada pukul 9:10 WIB. Sebanyak 82 saham menguat berbanding 47 saham yang turun. Sedangkan 70 saham lainnya tak bergerak. Lima sektor di zona hijau, dipimpin sektor aneka industri sebesar 0,55% dan agrikultur 0,41%. Sektor yang merasakan penurunan adalah sektor barang konsumer dan infrasturktur. Editor:  Sanny Cicilia

ihsg penutupan per tgl 20 Januari 2015

JAKARTA, KOMPAS.com  - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif pada hari ini, Selasa (20/1/2014). Meski sempat melemah, indeks ditutup menguat. Sentimen eksternal menjadi katalis penguatan IHSG pada penutupan sore hari ini. Pada pukul 16.00, IHSG ditutup menguat sebesar 13,99 poin atau 0,27 persen di posisi 5.166,09 . Volume perdagangan mencapai 5,84 miliar lot saham senilai Rp 6 triliun. Sebanyak 110 saham diperdagangkan menguat, 169 saham melemah dan sisanya 100 saham stagnan. Aksi jual oleh investor asing bisa diimbangi oleh aksi beli investor domestik. Saham-saham yang menjadi top EMTK (10,66 persen), FORU (10,14 persen), SRAJ (10 persen), RBMS (7,69 persen) dan KAEF (6,8 persen). Sementara itu, saham-saham yang menjadi top losers adalah GOLD (24,83 persen), TRAM (20,68 persen), INVS (14,28 persen), APOL (12,79 persen) serta CNKO (12,31 persen). Adapun sektor saham yang menguat adalah pertambangan (1,44 persen), industri dasar (0,6 persen), aneka industri (0,15 p...

ihsg per tgl 16 Desember 2014 (cek sejarah kurs Rupiah per 1 US Dollar sejak 1990; analisis sederhana gw @ 92%)

kurva kurs Rupiah per 1 US Dollar sejak 199 0; krisis ekonomi 2015 bisa terjadi bisa juga ga terjadi tren kurs DOLLAR INDEX 10 taon terakhir dan kaitan ekonomi global analisis ASIENk @ indeks dolar amrik 2015 TOKYO - Dolar Amerika Serikat (AS) menguat ke level tertinggi lima tahunan, setelah Gubernur the Federal Reserve Janet Yellen mengatakan bank sentral siap untuk menaikkan tingkat suku bunga. Greenback menguat untuk hari kedua terhadap yen Jepang, setelah pejabat Fed berjanji untuk menjaga biaya pinjaman mendekati nol untuk waktu yang cukup. Diperkirakan suku bunga akan mengalami kenaikan pada pertengahan 2015. "Pertemuan Fed menjelaskan bahwa kenaikan suku bunga yang akan dimulai pada pertengahan tahun depan, memberikan dorongan besar untuk dolar AS. The Fed mengindikasikan bahwa penurunan harga minyak menekan inflasi," kata kepala ekonom di Sumitomo Mitsui Banking Corp, Etsuko Yamashita, seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (18/12/2014). The Bloom...

ihsg per tgl 20 Januari 2015

JAKARTA. Analis beragam memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Selasa (20/1). Masih terbuka peluang penguatan meski kemarin hanya melaju tipis tak sampai 0,1%. Lanjar Nafi Taulat, analis Reliance Securities menilai investor hari ini (20/1) akan menyoroti Bank Sentral Eropa   (ECB) yang pekan ini mungkin mengumumkan kepastian stimulus di benua biru. Lanjar memperkirakan, IHSG hari ini akan bergerak menguat di kisaran 5.132 - 5.170. Kepala Riset First Asia Capital David Nathanael Sutyanto menilai, pergerakan IHSG kemarin masih mengalami tekanan jual cukup tinggi, terutama oleh investor asing. Kemarin, net sell asing mencapai Rp 705,13 miliar. David menerka, IHSG hari ini melemah dalam rentang pergerakan 5.100 - 5.190. Sedangkan Analis Teknikal Mandiri Sekuritas memperkirakan, IHSG akan bergerak mixed dalam kisaran terbatas. Pergerakan di antara   support  5.124 dan  resistance  5.206. Beberapa saham pilihan Mandiri...

ihsg per tgl 19 Januari 2015

 JAKARTA—Indeks Harga Saham Gabungan naik tipis pada awal perdagangan Senin (19/1/2015). IHSG hari ini dibuka menguat 0,07% ke level 5.152,16. Indeks menguat 0,17% ke angka 5.157,38 pada pukul 09.09 WIB. Dari 508 saham yang terdaftar di BEI, baru 27 saham bergerak naik dan 12 saham merosot, sedangkan 469 saham masih stagnan. Sebanyak 8 sektor dari 9 sektor di BEI menunjukkan kinerja positif. Hanya sektor industri dasar yang merosot 1,09% ke level 509,55. Sektor properti menjadi faktor pendorong utama kenaikan indeks dengan penguatan 0,86% diikuti oleh sektor pertambangan dengan kenaikan 0,73%. Indeks Bisnis27 pada pembukaan naik 0,10% ke 449,07. Bisnis27 menguat 0,13% ke level 449,07 pada pukul 09.08 WIB.  Saham-saham yang menguat pada pembukaan: ASII     +0,68%    BBNI     +0,84%    BBRI     +0,22%    BBCA     +0,19%    Saham-saham yang melemah pada pembukaan: PGAS ...

ihsg per tgl 16 Januari 2015

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak liar pada pembukaan Jumat hari ini (15/1). Data RTI menunjukkan, pada pukul 09.28 WIB, IHSG naik 0,09% menjadi 5.192,84. Sebelumnya, indeks sempat tertekan di zona merah dengan penurunan 0,13%. Ada 81 saham yang naik. Sementara, jumlah saham yang turun sebanyak 90 saham dan 87 saham lainnya diam tak bergerak. Volume transaksi pagi ini melibatkan 944,735 juta saham dengan nilai transaksi senilai Rp 655,158 miliar. Secara sektoral, ada tujuh sektor yang naik dan tiga sektor yang turun. Tiga sektor dengan kenaikan terbesar di antaranya: sektor industri dasar naik 0,43%, sektor infrastruktur naik 0,32%, dan sektor agrikultur naik 0,25%. Sejumlah saham penghuni posisi top gainers indeks LQ 45 adalah: PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk ( INTP ) naik 1,81% menjadi Rp 25.300, PT Summarecon Agung Tbk ( SMRA ) naik 1,29% menjadi Rp 1.565, dan PT Surya Citra Media Tbk ( SCMA ) naik 1,21% menjadi Rp 3.340. Saham-saham pada indeks LQ 45...

ihsg penutupan per tgl 15 Januari 2015 (jalan2 di Mangrove PIK seh)

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan penguatan hari ini, Kamis (15/1). Indeks menguat 29,04 poin atau 0,56% menjadi 5.188,71. Sebanyak 180 saham menopang penguatan bursa, lebih banyak ketimbang 99 emiten yang turun. Sedangkan 92 saham tidak bergerak. Sektor aneka industri memimpin penguatan 9 sektor, dengan kenaikan sampai 2,54%. Hanya ada satu sektor yang di zona merah, yaitu perdagangan (trade), dengan penurunan tipis 0,15%. Di antara LQ45, saham top gainers antara lain PT Waskita Karya Tbk ( WSKT ) yang naik sebesar 3,87% menjadi Rp 1.475 per saham, PT Summarecon Agung Tbk ( SMRA ) naik 3,34% menjadi Rp 1.545, dan PT Astra International Tbk ( ASII ) yang menguat 3,19% ke Rp 7.275 per saham. Sementara, PT Global Mediacom Tbk ( BMTR ) masih melanjutkan penurunan dan menjadi saham dengan penurunan terbesar di antara LQ45. BMTR merosot 3,03% menjadi Rp 1.760 per saham. Penurunan diikuti PT Vale Indonesia Tbk ( INCO ) sebesar 1,48% menjadi Rp 3.325, dan PT ...