Langsung ke konten utama

ihsg penutupan per tgl 29 April 2015

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melemah. Pada Rabu (29/4), bursa saham Jakarta ditutup melemah 2,61% atau 123.59 poin menjadi 5.105,56.
Pelemahan indeks yang cukup dalam ini didorong oleh memerahnya seluruh sektor IHSG. Pelemahan terdalam terjadi di sektor barang konsumen sebesar 3,79%, diikuti sektor manufaktur 3,41%, dan infrastruktur 3,08%.
Selain itu pelemahan juga terjadi di sektor industri aneka sebesar 3,05%, industri dasar 2,89%, konstruksi 2,53%, keuangan 2,22%, perdagangan 1,81%, pertambangan 1,61%, dan pertanian 1,47%.
Tercatat sebanyak 81 saham menghijau, 246 saham memerah, dan 70 saham tidak bergerak. Total nilai perdagangan yang terjadi pada hari ini mencapai Rp 9,71 triliun. Terlihat investor asing masih melakukan aksi jual saham yang deras.
Nilai jual saham investor asing tercatat sebesar Rp 4,7 triliun dan aksi beli saham sebesar Rp 3,1 triliun. Dengan begitu ada net sell saham investor asing lebih dari Rp 1,6 triliun. Dalam sepekan net sell investor asing mencapai lebih dari Rp 5 triliun.
Anjloknya IHSG disebabkan adanya kekecewaan pasar setelah laporan keuntungan emiten di kuartal I yang kurang baik.
Selain itu penurunan indeks juga terjadi akibat kekhawatiran pasar, setelah Australia memberi peringatan rusaknya hubungan kedua negara setelah Pemerintah RI mengeksekusi dua warganya yang menjadi pengedar narkoba.

Editor: Uji Agung Santosa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ihsg per tgl 2-17 OKTOBER 2017 (pra BULLISH November-Desember 2017)_01/10/2019

  RIBUAN PERSEN PLUS @ warteg ot B gw (2015-2017) ada yang + BELASAN RIBU PERSEN (Januari 2017-Oktober 2017) kalo bneran, bulan OKTOBER terjadi CRA$H @ IHSG, well, gw malah bakal hepi banget jadi BURUNG PEMAKAN BANGKAI lah ... pasca diOCEHIN BANYAK ANALIS bahwa VALUASI SAHAM ihsg UDA TERLALU MAHAL, mungkin satu-satunya cara memBIKIN VALUASI jadi MURAH adalah LWAT CRA$H, yang tidak tau disebabkan oleh apa (aka secara misterius)... well, aye siap lah :)  analisis RUDYANTO @ krisis ekonomi ULANGAN 1998 @ 2018... TLKM, telekomunikasi Indonesia, maseh ANJLOK neh, gw buru trus! analisis ringan INVESTASI SAHAM PROPERTI 2017-2018 Bisnis.com,  JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (1/10/2019), akan mendapat sentimen positif dari hijaunya indeks saham Eropa dan Amerika Serikat pada perdagangan terakhir bulan September. Berdasarkan data  Reuters , indeks S&P 500 ditutup menguat 0,50 persen di level 2.976,73, indeks Nasdaq Comp

ihsg per tgl 15 Desember 2014

JAKARTA – Investor asing dipastikan masih bertahan di Indonesia. Kendati bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), menaikkan suku bunga hingga 100 bps tahun depan, imbal hasil (yield) portofolio di Indonesia tetap lebih atraktif, sehingga kenaikan Fed funds rate tidak akan memicu gelombang pembalikan arus modal asing (sudden reversal). Imbal hasil surat utang negara (SUN) dan obligasi korporasi Indonesia bertenor lima tahun saat ini berkisar 7-8%, jauh lebih baik dibanding di Eropa dan AS yang hanya 2-2,5%. Begitu pula dibanding negara-negara lain di Asia, seperti Korea dan Thailand sebesar 2,5-3,5%. Di sisi lain, dengan pertumbuhan laba bersih emiten tahun ini sebesar 10-15% dan price to earning ratio (PER) 14 kali, valuasi saham di bursa domestik tergolong murah. Masih bertahannya investor asing tercermin pada arus modal masuk (capital inflow). Secara year to date, asing membukukan pembelian bersih (net buy) di pasar saham senilai Rp 47,54 triliun. Tren

Waspada: ekonomi 2024

  INFLASI: +0.04% (Januari 2024) INFLASI: +0.34% (Februari 2024) INFLASi: inflasi pangan Maret 2024 PDB: +5.05% (2023, yoy) Cadangan Devisa : $144 M, aza Cadangan Devisa: $140,4 M, aza Cadangan Devisa : $136,2 M (April 2024) SBY v. Jokowi: ekonomi yang lebe bagus 🍒