Langsung ke konten utama

ihsg penutupan per tgl 11 Agustus 2015


Bisnis.com, JAKARTA—Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup anjlok 2,66% pada perdagangan hari ini, Selasa (11/8/2015), ke level 4.622,59. IHSG merosot 126 poin akibat sentimen negatif bursa regional dan Asia Pasifik yang mayoritas merah. Level IHSG kali ini merupakan terendah sejak Februari 2014 silam.
Pada jeda siang, indeks anjlok ke level 4.600. IHSG jatuh 2,15% atau merosot 102,00 poin ke level 4.646,95.
Padahal, saat pembukaan perdagangan hari ini, indeks menguat 0,31% atau rebound 14,68 poin ke level 4.763,63.

HONG KONG. Bursa China perdagangan Hong Kong turun pasca kebijakan bank Sentra China memangkas suku bunga acuan yuan ke posisi terendah dalam dua dekade terakhir ini.

Indeks Hang Seng China Enterprises tergelincir 0,1% menjadi 11.277,36 pukul 03.33 dan sekaligus menghapus keuntungan sebanyak 2,6%.

Saham Air China Ltd dan China Southern Airlines Co merosot setidaknya 13%, sekaligus memimpin penurunan untuk dipicu kekhawatiran melemahnya yuan yang imbasnya pada beban utang dalam mata uang dollar.

"Pasar ketakutan oleh kekhawatiran bahwa yuan dapat masuk tren devaluasi dan ada beberapa tekanan untuk arus keluar modal mengingat fakta bahwa AS mungkin menaikkan suku bunga segera," kata Wei Wei, analis Huaxi Securities Co di Shanghai.

China menurunkan suku bunga acuan harian yuan 1,9% di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia itu. Berdasarkan data akhir pekan lalu menunjukkan penurunan ekspor lebih dari yang diharapkan dan harga produsen turun ke level terendah sejak 2009.

Indeks Shanghai Composite turun kurang dari 0,1% pada penutupan, menghentikan dua hari, reli 7,3%. Indeks CSI 300 turun 0,4 persen. Hang Seng Index di Hong Kong sedikit berubah.

Mata uang China turun 1,8% menjadi 6,3210 per dollar AS pada 3:35 di Shanghai, yang terbesar penurunan satu hari sejak pemerintah bersatu tukar resmi dan pasar pada tahun 1994. Ini turun 2,2% dalam perdagangan luar negeri Hong Kong.

http://investasi.kontan.co.id/news/devaluasi-yuan-jadi-sentimen-negatif-bursa-china




Sumber : KONTAN.CO.ID

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ihsg per tgl 2-17 OKTOBER 2017 (pra BULLISH November-Desember 2017)_01/10/2019

  RIBUAN PERSEN PLUS @ warteg ot B gw (2015-2017) ada yang + BELASAN RIBU PERSEN (Januari 2017-Oktober 2017) kalo bneran, bulan OKTOBER terjadi CRA$H @ IHSG, well, gw malah bakal hepi banget jadi BURUNG PEMAKAN BANGKAI lah ... pasca diOCEHIN BANYAK ANALIS bahwa VALUASI SAHAM ihsg UDA TERLALU MAHAL, mungkin satu-satunya cara memBIKIN VALUASI jadi MURAH adalah LWAT CRA$H, yang tidak tau disebabkan oleh apa (aka secara misterius)... well, aye siap lah :)  analisis RUDYANTO @ krisis ekonomi ULANGAN 1998 @ 2018... TLKM, telekomunikasi Indonesia, maseh ANJLOK neh, gw buru trus! analisis ringan INVESTASI SAHAM PROPERTI 2017-2018 Bisnis.com,  JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (1/10/2019), akan mendapat sentimen positif dari hijaunya indeks saham Eropa dan Amerika Serikat pada perdagangan terakhir bulan September. Berdasarkan data  Reuters , indeks S&P 500 ditutup menguat 0,50 persen di level 2.976,73, indeks Nasdaq Comp

ISU FUNDAMENTAL perbankan: BBRI, bnii (2022) #1

ASIENk: bbri diintai   BBRI: LCS andalan BBRI : wealth management tumbuh 2021: simpanan orang kaya d perbankan BBRI: restrukturisasi debitur turun UMKM: kredit k perbankan +13,3% / Januari 2022 BBRI: hapus buku utanK (2023) BBRI: optimis kredit 2022   BBRI: sasaran akhir 2022 neh BBRI: bermitra solusi teknologi BBRI: bermetaverse   BBRI: buyback lage   BBRI: tren turun harga saham BBRI 2021: LABA bersih d atas bbca BBRI: jadwal dividen 2021 BBRI: kredit tumbuh d 2022 BBRI: kinerja 2022 diekspektasiken lebe bagus   Per Februari 2022, Perbankan Salurkan Kredit Rp5.741,5 Triliun BBRI: rups bakal ganti direksi BBRI: tren harga saham ctak rekor tertinggi BBRI: market cap Rp 867 T BBRI: makin efisien biaya dananya BBRI: brilink Rp 18,2 T BBRI: 3 taon ke depan BBRI: merek yang TOP BBRI: optimistis 2022 BBRI: #1 @ ihsg   BBRI: dividen Rp 174,23 / saham  BBRI: Rp 43 T lebe dibagikan sbagai DIVIDEN final 2022 BBRI: bagi dividen terbesar bwat pemerintah BBRI: laba bersih naek   BBRI: laba bersih

analisis fundamental : ASRI, saham properti (2019-2020, 2021, 2022)

Lunasi Utang, Agung Podomoro Raih Pinjaman dari Guthrie Venture SG$ 172,8 Juta Agung Podomoro Land Jual Central Park untuk Modal Ekspansi Mulai membaik, kinerja sektor properti diprediksi naik 25% di tahun ini Marketing sales Kawasan Industri Jababeka (KIJA) capai Rp 899 miliar di tahun lalu Stok Rumah Membludak, Jakarta Paling Banyak Rekomendasi Saham Properti saat Penjualan CTRA, BSDE, LPKR, PWON Melonjak Kuartal I/2021 Bisnis Properti Asia Pasifik Kuartal I Positif, Tahun Menjanjikan Covid-19 melonjak, Indonesia Property Watch: Pasar properti bisa terkontraksi 5%-10% Fokus Pasar: Industri Properti Tumbuh Positif pada 2022 Jauh dari Jakarta, Apartemen di Bogor dan Tangerang Lebih Berkembang Gara-gara Pandemi, Jakarta Ditinggalkan Konsumen Properti? Pendapatan Emiten Properti Moncer hingga Kuartal III 2021, Siapa Paling Cuan? Menakar Prospek Saham Emiten Properti TAKAR PROPERTI 2023: rekomendasi (2) INFLASI: prospek properti Pasar Properti: bakal tumbuh positif Pajak : disk